Senin, 25 November 2013

Komponen-komponen pada CPU



CPU (Central Processing Unit),adalah perangkat terpenting dalam sebuah komputer yg memiliki peranan sebagai pengolah data atau pusat pemrosesan, seperti contoh ketika kita mengetik melalui keyboard, maka keyboard akan mengirim sebuah perintah ke CPU, dan disinilah peranan CPU, ia akan mengolah perintah dari keyboard tersebut dan menampilkannya pada monitor dalam bentuk tulisan yg kita ketik. Tentunya di dalam CPU terdapat berbagai komponen yg saling berhubungan, dan disini saya akan berbagi apa dan fungsi dari komponen tersebut.

1.Casing

Casing adalah bagian terluar dari CPU. Berfungsi untuk menutupi dan melindungi komponen-komponen lain dari kotoran debu, dll. CPU juga memiliki fungsi sebagai dudukan atau tempat berdirinya komponen-komponen lain agar dapat berhubungan dengan kuat.

2.Processor

Sedikit ulasan processor adalah sebuah chip kecil yg berfungsi sebagai pemikir atau pemroses semua perintah yg diterima oleh CPU. Semakin tinggi tingkat processor-nya maka sebuah komputer akan semakin cepat juga memproses perintah dari aktifitas yg kita lakukan, dan tentunya harus diimbangi juga dengan komponen-komponen lainnya.

3.RAM

RAM adalah sebuah kartu grafis yg berfungsi untuk menampung data yg telah terproses oleh processor sebelum ditampilkan dari perangkat yg ditujukan. pemilihan ukuran RAM sebaiknya dilihat dari apa fungsi komputer itu nantinya, jika hanya dipergunakan dalam tingkat yg biasa saya rasa ukuran RAM 2giga itu sudah cukup, tetapi jika kita ingin menggunakangunakan komputer itu untuk desain grafis, bermain game berat, atau pun untuk membuka aplikasi-aplikasi yg besar, sebaiknya kita pilih RAM dengan ukuran 4giga atau dengan ukuran yg lebih besar lagi karna semakin besar RAM yg kita gunakan akan semakin bagus juga performa dari komputer kita.

4.VGA

VGA( Video Graphic Editor), adalah sebuah komponen yg berfungsi untuk mengolah data grafis dan menampilkannya ke monitor, contohnya adalah ketika kita bermain game, game dengan ukuran yg besar biasanya akan membutuhkan VGA dengan spesifikasi yg tinggi agar game tersebut dapat berjalan lancar ketika kita mainkan.

5.Hardisk

Fungsi hardisk adalah sebagai tempat penyimpanan semua data yg ada di dalam komputer tersebut, seperti data music, videos, picture, dll. Satuan ukuran dalam hardisk adalah byte, dan ukurannya pun bermacam-macam mulai dari 250giga, 500giga, 750giga, 1tera, dan lain sebagainya.

6.Sound Card

Sound Card, dari nama komponen ini sepertiya kita sudah bisa menebak apa tugas dari sound card tersebut. ya..tentu, fungsinya adalah memerima sinyal digital dari komputer dan menjadi gelombang dan menghasilkan sinyal sonic. Jadi semua perintah suara yg ada di komputer kita sound card inilah yg memprosesnya sebelum mengeluarkannya melalui speaker.

7.Power Supply

Ini adalah komponen yg memiliki fungsi untuk mengalirkan daya listrik menuju komponen-komponen lainnya agar dapat hidup dan bekerja. Power supply juga dibedakan dalam beberapa bentuk ukuran, seperti: 300watt, 380watt, 400watt, 450watt, 600watt. dll.

8.Optical Disk Drive

Optical Disk Drive atau sering disebut dengan cd/dvd room, merupakan sebuah perangkat yg berfungsi untuk membaca data apa pun yg telah kita masukkan ke dalam cd/dvd. dan beberapa macam tipe dari optical drive adalah: CD ROOM drive, CD-RW drive, DVD-ROOM drive, DVD-RW drive.

9.Motherboard

Motherboard atau yg sering dipanggil MOBO, adalah sebuah komponen yg sangat penting dalam sebuah CPU, karna fungsinya adalah sebagai papan sirkuit atau sebagai penghubung dari semua komponen yg ada di dalam CPU,agar dapat saling berhubungan dan berkomunikasi. Setiap motherboard memiliki spesifikasi tertentu, seperti berapa maksimal ukuran RAM yg dapat dipasang dalam motherboard tersebut dan processor apa yg mendukung dalam motherboard ini.

Dan itu lah fungsi-fungsi dari komponen CPU yg dapat saya bagikan, semoga dapat bermanfaat dan bisa menjadi pembelajaran dasar bagi kalian yg ingin mencoba untuk merakit sebuah komputer.:)


Bagian-Bagian Motherboard & Fungsinya

Motherboard komputer, khususnya motherboard komputer PC disusun atas berbagai komponen yang diperlukan dalam membangun sebuah sistem komputer. Komponen-komponen yang umumnya ada dalam sebuah motherboard adalah:
  1. Soket Prosesor. Soket ini merupakan tempat dimana prosesor dipasang. Jenis soket menentukan prosesor apa yang bisa dipasang pada soket tersebut. Jadi soket tertentu hanya bisa dipasang prosesor tertentu saja.
  2. Slot Memori. Slot ini digunakan untuk memasang memori utama komputer. Jenis slot memori juga berbeda-beda, tergantung sistem yang digunakannya.
  3. Northbridge, merupakan sebutan bagi komponen utama yang mengatur lalu lintas data antara prosesor dengan sistem memori dan saluran utama motherboard.
  4. Southbridge, sebutan untuk komponen pembantu northbridge yang menghubungkan northbridge dengan komponen atau periferal lainnya.
  5. Slot PCI Express x16, merupakan slot khusus yang bisa dipasangi kartu VGA generasi terbaru.
  6. Slot PCI Express x1, merupakan slot untuk memasang periferal (kartu atau card) lainnya selain kartu VGA.
  7. Slot AGP, merupakan slot khusus untuk memasang kartu VGA generasi sebelum adanya slot PCI Express.
  8. Slot PCI, merupakan slot umum yang biasa digunakan untu memasang kartu atau card dengan kecepatan di bawah slot AGP dan PCI Express.
  9. BIOS (Basic Input-Ouput System). Merupakan program kecil yang dimasukkan ke dalam IC ROM atau Flash yang digunakan untuk menyimpan konfigurasi dari sebuah motherboard.
  10. Baterai CMOS, baterai khusus untuk memberikan daya pada BIOS.
  11. Port SATA, merupakan antarmuka untuk media penyimpanan generasi terbaru. Port SATA bisa digunakan untuk menghubungkan Hard Disk dengan sistem komputer.
  12. Port IDE, merupakan antarmuka media penyimpanan sebelum generasi SATA.
  13. Port Floppy Disk, digunakan untuk menghubungkan media removable atau media penyimpanan yang bisa dicopot yaitu Disket atau Floppy Disk.
  14. Port Power, yaitu port untuk memberikan daya kepada sistem komputer.
  15. Back Panel, merupakan kumpulan port yang biasanya diletakkan di belakang casing atau wadah komputer PC. Port atau colokan yang biasanya ada di belakang casing komputer PC adalah:
  16. Port PS/2 Mouse, untuk menghubungkan mouse dengan komputer.
  17. Port PS/2 Keyboard, untuk memasang keyboard.
  18. Port Paralel, untuk memasang periferal kecepatan rendah dengan lebar data delapan bit. Biasanya digunakan untuk memasang printer sebelum generasi USB.
  19. Port Serial, digunakan untuk memasang periferal kecepatan rendah dengan mode transfer data serial. Namun saat ini jarang digunakan.
  20. Port SPDIF, digunakan untuk menghubungkan komputer dengan periferal audio seperti home theatre.
  21. Port Firewire, untuk menghubungkan peralatan eksternal kecepatan tinggi seperti video capture atau streaming video.
  22. Port RJ45, digunakan untuk menghubungkan komputer dengan jaringan LAN.
  23. Port USB, digunakan untuk antarmuka dengan periferal atau peralatan eksternal generasi baru yang menggantikan port paralel dan Serial.
  24. Port Audio, digunakan untuk menghubungkan komputer dengan sistem audio seperti speaker, mikrofon, line-in dan line-out.

Langkah-langkah merakit CPU


1. Memasang Processor ke Motherboard

Alangkah baiknya sebelum motherboard dipasang ke casing, terlebih dahulu memasang processor karena akan lebih mudah cara memasangnya. Cara memasang processor ke motherboard yaitu :
  • Kita tentukan dulu posisi pin 1 pada prosessor dan socket prosessor di motherboard, umumnya terletak di pojok yang ditandai dengan tanda titik atau lekukan.
  • Angkat tuas pengunci socket ke atas supaya terbuka
  • Sesuaikan posisi kaki processor dengan lubang socket, kalau sudah lalu tekan processor ke dalam socket sampai rapat.
  • Kunci kembali dengan tuas pengunci.

Cara Merakit Komputer

2. Memasang Motherboard
Untuk memasang Motherboard pada casing yaitu letakkan motherboard pada tray casing dan sesuaikan lubang antara casing dan lubang motherboard, lalu kunci dengan sekrup.

Cara Merakit Komputer

3. Memasang Heatsink
Setelah processor terpasang, lalu pasang heatsink supaya processor tidak panas. Heatsink ini diletakkan diatas processor dan diberi penahan supaya tidak lepas. Sebelumnya lapisi heatsink dengan Gel penghantar panas. Apabila heatsink anda ada kipasnya/fan maka konektor power pada kipas/fan hubungkan ke motherboard.

Cara Merakit Komputer

4. Memasang RAM / Memori
Cara memasang Ram / modul memori yaitu : Buka dulu tuas penguncinya, lalu sesuaikan posisi lekukan pada modul memori dengan lekukan pada slot. Kalau sudah pas lalu tekan dan pasang kembali tuas pengunci RAM / memori.

Cara Merakit Komputer

5. Memasang Power Supply
Biasanya kalau kita membeli casing pasti power supply sudah terpasang. Nah apabila power supply belum terpasang caranya memaangnya yaitu :
  • Letakkan power supply pada tempatnya yang ada dibelakang casing, lalu kunci dengan sekrup.
  • Pasang konektor power dari power supply ke motherboard berikut kabel-kabelnya.

Cara Merakit Komputer

6. Memasang Kabel Motherboard dan Casing
  • Pasang kabel konektor IDE primary dan secondary pada motherboard.
  • Untuk motherboard non ATX, pasang kabel port serial dan pararel pada konektor di motherboard.
  • Pada bagian belakang casing terdapat lubang untuk memasang port tambahan jenis non slot. Buka sekerup pengunci pelat tertutup lubang port lalumasukkan port konektor yang ingin dipasang dan pasang sekerup kembali.
  • Hubungkan kabel konektor mouse dan keyboard pada motherboard.
  • Hubungan kabel konektor yang lainnya seperti LED, speaker internal dan port yang tersedia di casing komputer.

Cara Merakit Komputer

7. Memasang Drive
Untuk memasang drive seperti harddisk, CD-ROM/DVD-ROM caranya yaitu :
  • Masukkan drive dari depan casing. Atur dulu settingan jumper (sebagai master atau slave) pada drive, lalu pasang sekrup supaya drive tidak lepas.
  • Hubungkan konektor kabel IDE ke drive dan konektor di motherboard (konektor primer yang dipakai lebih dulu)
  • Apabila kabel IDE terhubung pada 2 (dua) drive, setting jumpernya yaitu drive pertama disetting sebagai master dan satunya lagi sebagai slave.
  • Dan konektor IDE sekunder pada motherboard dapat dipakai untuk menghubungkan dua drive tambahan.
  • Sambungkan kabel power dari catu daya pada masing-masing drive.

Cara Merakit Komputer

8. Memasang Card Adapter
Untuk Card Adapter yang bisanya dipasang adalah sound, video card, modem dan SCSI adapter. Cara pemasangannya yaitu : masukkan Card Adapter pada slot yang tersedia di motherboard, lalu tekan sampai konektor benar-benar masuk, kemudian beri sekrup sebagai penahan card.

Cara Merakit Komputer

9. Tahap terakhir perakitan komputer
Kalau semua langkah-langkah perakitan komputer sudah selesai, kini tutup dengan casing dan beri sekrup. Hubungkan kabel dari catu daya ke soket dinding dan juga hubungkan konektor monitor ke port video card, konektor kabel keyboard dan konektor mouse ke port mouse.

10. Pemeriksaan Hasil Perakitan Komputer
Setelah komputer selesai dirakit, kita lakukan pemeriksaan dan pengetesan hasilnya dengan program BIOS, caranya yaitu :
  • Nyalakan komputer dan monitor, lihat layar monitor dan juga dengarkan suara dari speaker.
  • Nah program Fost dari Bios ini akan otomatis mendeteksi hardware apa saja yang sudah dipasang pada komputer.
  • Lakukan setting untuk nilai dari kapasitas hardisk dan boot sequence.
  • Kalau sudah lalu simpan hasil settingan dan exit dari setup BIOS, maka komputer meload system operasi dengan urutan pencarian yang disesuaikan dengan settingan boot sequence pada Bios.
  • Masukkan CD Bootable yang berisi sistem operasi pada drive pencarian.

11. Solusi bila terjadi masalah pada hasil perakitan komputer
  • Hidupkan komputer, apabila komputer dan monitor tidak hidup, periksa kabel daya pada colokan listrik sudah terhubung apa belum.
  • Apabila waktu dinyalakan, tampilan layar monitor ngeblank / berwarna hitam, pasti ada kesalahan dan apabila pada CPU terdengar bunyi beep, maka betulkan penempatan RAM / memori pada soket.
  • Apabila card adapter tidak terdeteksi, periksa penempatan card adapter sudah pas apa belum ke slotnya.
  • Apabila LED dari harddisk atau CD menyala terus, periksa konektornya sudah terhubung apa belum.

Prosedur K3 Pada Proses Perakitan Komputer

1.  Hindari merakit dalam keaddan berkeringat, karena memungkinkan keringat menetes ke peralatan yang sedang kita rakit tanpa diketahui, dan saat kita menyalakan power supply, terjadilah hubungan arus pendek dan dapat merusak rakitan yang telah kita buat.
2.  Hindari memegang atau menyentuh langsung kaki processor  yang ada termasuk chipset. Karena dikhatirkan adanya listrik statis yang dimiliki tubuh kita akan merusak komponen tersebut. Untuk mencegah hal ini, kita harus meng-ground-kan tubuh kita dengan cara memegang casing saat power dihidupkan.
3.  Pada setiap perakitan sebelum menanbahkan komponen yang baru, power supply harus dimatikan. Memasang komponen pada saat power supply hidup akan merusak komponen yang akan di pasang.
4.  Jangan lupa menyiapkan peralatan dan bahan-bahan sebelum memulai proses perakitan, agar seluruh kegiatan perakitan tidak terhambat pada kemungkinan kurangnya peralatan yang ada.
5.  Hindari memasang komponen-komponen dengan kasar, karena dapat merusak komponen-komponen tersebut

6. Siapkan alat dan bahan yang akan kita rakit menjadi sebuah komputer.
     Prosedur K3nya :  a. Bacalah Do`a terlebih dahulu sebelum memulai proses perakitan Komputer
                                      b. Letakkan bahan/alat pada tempat yang benar/aman.
                                      c. Jauhkan dari jangkauan anak-anak.
                                      d. Periksalah terlebih dahulu alat/bahan yg akan digunakan.

7. Memasang Processor ke Motherboard.
      Prosedur K3nya : a. Perhatikanlah tanda-tanda/symbol yang ada pada prosesor dengan teliti.
                                      b. Pasanglah prosesor pada socket dengan rapat.
8.  Memasang Motherboard pada Casing.
      Prosedur K3nya : a. Sesuaikanlah lubang pada Casing dengan lubang pada Motherboard.
                                       b. Pastikanlah sekrup yg anda pasang cukup kuat.
9. Memasang Heatsink.
         Prosedur K3nya : a. Pasanglah Heatsink tepat diatas prosesor dan beri penahan agar tidak lepas.
                                          b. Lapisilah Heatsink dengan Gel Penghantar panas secara merata.
10. Memasang RAM/Memori.
       Prosedur K3nya : a. Sebelum meamsang RAM, bukalah terlebih dahulu pengunci pada slot.
                                        b. Disaat menekan RAM jangan terlalu keras, karena apa bila RAM yang telah di pasang sudah pas pada slot maka pengunci akan tertutup dengan sendirinya.
11. Memasang Power Supply.
       Prosedur K3nya : a. Pastikanlah baut/sekrup yang anda pasang sudah kuat.
                                       b. Jangan lupa memasang kabel-kabel pada Power Supply ke Motherboard.
12. Memasang Kabel Motherboard dan Casing.
       Prosedur K3nya : a. Sebelum memasang kabel, periksalah secara teliti apakah motherboard itu non ATX atau ATX.
                                       b. Saat memasang kabel-kabel konektor, jangan dipaksa masuk. Karena bisa saja colokannya terbalik atau bukan pada tempatnya.

13. Memasang Drive.
       Prosedur K3nya : a. Jangan memasukan Drive dari belakang Casing.
                                        b. Aturlah settingan Jumper sebelum memasang Drive.
                                        c. Pastikanlah kabel yang anda pasang sesuai pada tempatnya., mana kabel IDE Inti dan mana yang kabel IDE Sekunder.
                                       d. Pastikanlah Sekrup/baut yang anda pasang sudah cukup kuat.
14. Memasang Card  Adapter.
       Prosedur K3nya : a. Pastikanlah Card Adapter yang anda pasang pada slot benar-benar masuk.
                                        b. Pastikanlah Sekrup/baut yang anda pasang sudah cukup kuat.
15. Tahap Terakhir Perakitan Komputer
       Prosedur K3nya : a. Periksalah terlebih dahulu semua komponen yang anda pasang, apakah sudah sesuai pada tempatnya. 
                                        b. Pastikanlah Sekrup/baut yang anda pasang pada Casing cukup kuat.
                                        c. Perhatikanlah secara teliti kabel-kabel yang akan anda hubungkan.
16. Pemeriksaan Hasil Perakitan Komputer
Setelah komputer selesai dirakit, kita lakukan pemeriksaan dan pengetesan hasilnya dengan program BIOS, caranya yaitu :
           a. Nyalakan komputer dan monitor, lihat layar monitor dan juga dengarkan suara dari speaker.
           b. Nah program Fost dari Bios ini akan otomatis mendeteksi hardware apa saja yang sudah dipasang pada komputer.
         c. Lakukan setting untuk nilai dari kapasitas hardisk dan boot sequence.
         d. Kalau sudah lalu simpan hasil settingan dan exit dari setup BIOS, maka komputer meload system operasi dengan urutan pencarian yang disesuaikan dengan settingan boot sequence pada Bios.
        e. Masukkan CD Bootable yang berisi sistem operasi pada drive pencarian.
17. Solusi bila terjadi masalah pada hasil perakitan komputer
           a. Hidupkan komputer, apabila komputer dan monitor tidak hidup, periksa kabel daya pada colokan listrik sudah terhubung apa belum.
          b. Apabila waktu dinyalakan, tampilan layar monitor ngeblank / berwarna hitam, pasti ada kesalahan dan apabila pada CPU terdengar bunyi beep, maka betulkan penempatan RAM / memori pada soket.
          c.  Apabila card adapter tidak terdeteksi, periksa penempatan card adapter sudah pas apa belum ke slotnya.
         d. Apabila LED dari harddisk atau CD menyala terus, periksa konektornya sudah terhubung apa belum.